Ad Clicks :Ad Views :
img

10 Gejala Usus Buntu – Kenali, Cegah dan Obati

/
/
113 Views

Jika Anda mengalami gejala usus buntu, artinya Anda dalam situasi darurat. Karena mengharuskan ada bagian tubuh yg perlu dilepas/dipotong guna menghindari kerusakan lebih fatal.

Usus buntu adalah organ yang mengalir ke usus besar di sepanjang perut, dalam istilah medis disebut apendisitis. Organ ini bisa mengalami peradangan, dan jika itu meledak, bisa menyebarkan kotoran ke dalam perut, kemudian dapat menyebabkan infeksi yang mengancam nyawa.

Radang usus buntu dapat terjadi pada semua kelompok usia, tetapi orang tua jauh lebih berisiko mengalami pecahnya usus buntu daripada usia muda. Gejala-gejalanya bisa mulai ringan dan sering kali tidak dikenali. Jadi mari kita pastikan kita semua membaca dengan baik ulasan terkait 10 gejala usus buntu berikut ini!

1. Nyeri Dekat Perut Bagian Atas

tanda gejala usus buntu radang

Nyeri di dekat perut bagian atas adalah gejala atau tanda usus buntu yang pertama. Secara umum dapat terjadi mengelilingi perut, kemudian ketika gejala mulai memburuk, rasa sakit biasanya mulai menyebar ke seluruh perut. Rasa sakit biasanya dimulai dengan rasa sakit sederhana dan singkat. Seiring berjalannya waktu, rasa sakit kian memanjang, seperti juga intensitasnya.

Awalnya tak terlalu sakit, namun segera berubah menjadi rasa sakit yang tidak bisa diabaikan. Ketika rasa sakit nan tajam ini dimulai, penderita tersebut harus segera mencari bantuan medis, karena usus buntunya bisa pecah sewaktu-waktu.

2. Kehilangan Nafsu Makan dan Minum

Ketika seorang pasien mengalami gejala usus buntu, besar kemungkinan akan kehilangan nafsu makan. Ketika rasa sakit mulai muncul, biasanya penderita usus buntu akan kehilangan nafsu makannya, sehingga enggan makan makanan berat.

Meskipun hal tersebut bukanlah tanda kuat yang pasti menunjuk pada usus buntu, ketika hal ini digabungkan dengan satu atau lebih gejala lain, maka hilangnya nafsu makan harus dicatat. Ketika bagi penderita usus buntuk sukar makan atau minum, besar kemungkinan akan segera mengalami dehidrasi, terlebih lagi ketika pertahanan sudah turun. Segera rujuk ke rumah sakit terdekat.

3. Mual

Banyak orang yang menderita radang usus buntu umumnya mengalami mual selama beberapa hari, dengan berbagai tingkat keparahan. Tergantung pada seberapa serius gejala usus buntu yg dialami. Bahkan muntah juga bisa terjadi.

Gejala khusus ini bisa sangat membingungkan ketika terjadi pada penderita usus buntu, karena sering disalah pahami sebagai sakit perut kembung atau semacam flu. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk memastikan serta memperhatikan tanda – tanda lain terkait usus buntu. Sehingga Anda bisa mencari tindakan tepat sebelum menjadi situasi darurat.

gejala gejala usus buntu

4. Perut Membengkak

Pembengkakan perut sudah pasti dialami pasien gejala usus buntu atau apendisitis. Ini dapat disebabkan karena peradangan di sekitar usus buntu, serta dari gas yang tidak dapat keluar karena penyakitnya.

Pembengkakan bisa terjadi pada berbagai tahapan, dan mungkin tidak sepenuhnya terlihat pada awalnya. Hal tersebut dikarenakan berat badan seseorang juga bisa menjadi faktor dalam penemuan bahwa perut bengkak atau tidak (jika pasien memiliki perut buncit gejala ini akan sulit dilihat). Pembengkakan ini juga akan mencakup rasa sakit yang menyebar ke seluruh perut.

5. Demam

Demam adalah tanda pasti bahwa tubuh sedang berusaha melawan semacam infeksi atau penyakit dalam tubuh. Demam adalah pertahanan alami terhadap segala bentuk virus atau bakteri, karena mereka tidak berkembang dengan baik dalam berbagai suhu atau intensitas.

Namun, jangan berpikir bahwa hanya karena Anda tidak demam tinggi, artinya tidak mengalami radang usus buntu. Seringkali, mereka yang menderita radang usus buntu mungkin mengalami demam dalam suhu rendah. Jadi, jika seorang pasien juga menderita sakit perut jenis apa pun, disertai demam jenis apa pun, segera kunjungi dokter gawat darurat.

6. Tidak Bisa Kentut

Ketidak mampuan untuk mengeluarkan gas / kentut tidak selalu merupakan tanda bahwa seseorang menderita radang usus buntu. Setiap kali seseorang overindulges pada makanan berminyak, berat, itu pasti dapat menciptakan ketidakmampuan untuk kentut, menghasilkan perasaan kembung, tidak nyaman.

Namun, jika jenis nyeri ini tidak mereda dalam semalam atau sepanjang hari berikutnya, dan jika tanda usus buntu lainnya juga dapat diidentifikasi. Maka Anda harus segera mencari tindakan medis. Meskipun obat-obatan bebas dapat membantu susah kentut Anda. Jangan mengambil tindakan sementara waktu, sebagai indikasi apakah benar usus buntu atau bukan.

7. Sakit Ketika Bergerak

Gejala usus buntu lainnya adalah berbagai tingkat rasa sakit ketika melalukan gerakan-gerakan tertentu atau menggerakan bagian-bagian tubuh tertentu. Sebagian besar rasa sakit berpusat di sekitar perut bagian atas bahkan ketika duduk diam.

Getaran apapun pasti dapat meningkatkan rasa sakitnya, seperti naik mobil di atas jalan bergelombang atau duduk di kereta bawah tanah yang menyentak. Ayunan kaki dan lengan juga bisa meningkatkan rasa sakit, bahkan batuk atau bersin. Biasanya, rasa sakit dapat mereda sedikit ketika gerakan berhenti, meskipun itu mungkin tidak pernah benar-benar hilang.

8. Perut Kaku

Nyeri rebound adalah kondisi yang dapat terjadi sebagai tanda usus buntu, dan juga digunakan sebagai “tes” ketika memeriksa tanda-tanda awal penyakit. Nyeri rebound adalah ketika Anda mendorong dengan hati-hati di perut, di sepanjang area kanan bawah, dan rasa sakit dialami saat melepaskan tekanan di area tersebut.

Jika ada rasa sakit saat melakukannya, Anda tidak boleh mencoba untuk mencobanya lagi. Karena hal ini dapat menyebabkan lebih banyak tekanan pada usus buntu. Namun, ini adalah tanda pasti bahwa apa yang Anda alami bukanlah kondisi perut yang ringan. Segera temui dokter medis atau gawat darurat.

9. Diare

Diare juga merupakan salah satu dari banyak gejala usus buntu yang harus diwaspadai. Diare biasanya selalu dicek karena memiliki hubungan kuat dengan penyakit ini. Ketika seseorang mengalami diare, gerakan ususnya menjadi lemah/hilang dan berair (mencret).

Biasanya membutuhkan kekuatan yang lebih besar untuk buang air besar. Tentu saja, ini dapat dengan mudah diobati dengan obat-obatan yang dijual bebas di apotek atau supermarket. Namun, pastikan untuk berhati-hati terhadap gejala lain yang mungkin berarti bahwa ini lebih dari penyakit perut biasa karena makanan tadi malam.

10. Konstipasi / Sembelit

Sementara sering buang air besar yang mengakibatkan diare juga merupakan tanda usus buntu, hal sebaliknya dapat juga dialami. Konstipasi juga bisa terjadi ketika gerakan usus tidak sering datang, atau bahkan menolak untuk terjadi sama sekali.

Semakin lama kondisi ini berlangsung, semakin keras dan semakin besar yang tidak bisa keluar. Pelunak kotoran dapat dibeli guna membantu memperlancarnya. Tetapi seperti diare, pastikan bahwa ini bukan sakit perut biasa. Ketika sembelit disertai gejala usus buntu lainnya, Anda harus segera menemui dokter.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar