Ad Clicks :Ad Views :
img

Laju Pertumbuhan Penduduk di Bogor

/
/
274 Views

Beberapa tahun terakhir, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bogor mengalami penurunan. Meski demikian, data penurunan tersebut tidak diimbangi dengan jumlah migrasi yang masuk ke Bumi Tegar Beriman.

Data Badan Statistik Kabupaten Bogor menyebut, laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Bogor di tahun 2015 sebesar 2,41 persen, ditahun 2016 menurun menjadi 2,34 persen dan ditahun 2017 mengalami penurunan kembali menjadi 2,28.
Akan tetapi jumlah penduduk Kabupaten Bogor terus mengalami peningkatan di tahun 2015 tercatat 5.459.668 jiwa, ditahun 2016 naik 127.772 jiwa, dari satu tahun sebelumnya, sebanyak 5.587.390 jiwa, dan ditahun 2017 naik menjadi 5.715.009 jiwa.

“Kalau untuk laju pertumbuhan memang cenderung menurun presentasinya, tapi nilai pertumbuhan (penduduk, red) masih tergolong tinggi jika dikalikan dengan jumlah penduduk yang ada. Angka pertumbuhan dua persen dikalikan dengan jumlah penduduk yang berjumlah 5.7 juta, hasilnya cukup tinggi,” ujar Kasi Neraca Wilayah dan Analisis BPS kabupaten Bogor, Ujang Jaelani,

Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk bukan saja karena faktor tingginya angka kelahiran melainkan Kabupaten Bogor merupakan wilayah target yang dianggap strategis bagi warga pendatang.

Apalagi Kabupaten Bogor menjadi daerah penyangga ibu kota yang dianggap sangat dekat dengan DKI Jakarta serta beberapa kawasan di Kabupaten Bogor merupakan kawasan industri.

“Sebenarnya faktor kelahiran dan kematian relatif masih bisa dikontrol semisal dengan gencarnya program KB dan sosialisasi mengenai prilaku hidup bersih. Yang agak sulit mengendalikan dan mengontrol migrasi masuk ke Kabupaten Bogor,” ujar dia.

Angka migrasi ke Kabupaten Bogor relatif banyak dan sulit dikendalikan. Untuk itu, pemerintah harus konsentrasi terhadap permasalahan tersebut jika ingin menurunkan laju pertumbuhan penduduk selain kelahiran. Saat ini, kata dia, jumlah wanita sudah mulai bertambah banyak di Kabupaten Bogor.

“Hampir medekati sama, terlihat sex ratio Kabupaten Bogor lima tahun terakhir menunjukan angka yang hampir sama yakni di tahun 2015 mencapai 104,73, ditahun 2016 menjadi 104,60 dan di tahun 2017 menjadi 104,49. Artinya, di Kabupaten Bogor jika jumlah laki-lakinya 104 maka jumlah perempuanya 100 jiwa.

Kasi Pindah Datang dan Pendataan Penduduk pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Budi Badarutaman menjelaskan, sepanjang tahun 2018 hingga Juni, total pendatang ke Kabupaten Bogor berdasarkan SKPWNI berjumlah 9.897 sedangkan yang keluar Kabupaten Bogor berjumlah 7.704 orang.

“Faktanya banyak yang datang, tapi jika dikurangi dengan yang pindah, pertambahannya hanya sekitar 2.000 an. Karena ada yang keluar juga,” cetusnya.

Sedangkan, masih kata Budi, total pendatang sepanjang 2017 jumlahnya mencapai 39.868 dan yang keluar sebanyak 27.151. Penyebab banyaknya pendatang ke Bumi Tegar Beriman pun beragam, mulai dari urusan pekerjaan hingga mengikuti kepindahan pekerjaan suami.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Reddit
This div height required for enabling the sticky sidebar